Selasa, 25 November 2014

PUISI UNTUK GURU

Hujan terik pagi sampai siang hari
bahkan sore pun tetap berdiri
lelah letihpun tidak perduli
demi masa depan negeri
berceramah bagaikan penceramah
bersuara walaupun tak selalu indah
menulis walaupun bukan penulis
bukan orangtuanya tapi mencintai tulus
memberikan pengetahuan walaupun mereka tak mau
menyampaikan informasi walaupun mereka tak mengerti
memberikan kesabaran walaupun mereka beringas
memberikan hadiah walaupun mereka di bawah
Dulu di didik sekarang mendidik
engkau tetap mendidik
Dulu di didik sekarang dokter
engkau tetap mendidik
Dulu di didik sekarang polisi
engkau tetap mendidik
Dulu di didik sekarang Tentara
engkau tetap mendidik
Dulu di didik sekarang menteri
engkau tetap mendidik
Dulu di didik sekarang presiden
engkau tetap mendidik
Dulu di didik sekarang preman
engkau tetap mendidik
Dulu di didik sekarang rampok
engkau tetap mendidik
Dulu di didik sekarang penipu
engkau tetap mendidik
Mendidik menjadi Sukses engkau mendapat dua pahala
Mendidik tetapi tak berhasil engkau tetap mendapatkan satu pahala
Pahala mu sungguh besar
Kemulyaan mu sungguh mulia
Keikhlasanmu sungguh berkah...
Semoga engkau di kenang selamanya dan menjadi PENGHUNI SYURGA.
"SELAMAT HARI GURU"

Kamis, 30 Oktober 2014

Baku dan Tidak Baku


Judul                 : Baku dan Tidak Baku
Pengarang         : Y. Budi Artati
Penerbit            : Intan PAriwara

SINOPSIS

Rusak Bahasa, Rusaklah Pemikiran

Bahasa sangat penting bagi kehidupan manusia.
Manusia menjadi unggul dari makhluk lain karena mampu berbahasa. Antara pemikiran bahasa saling terkait. Bahasa satu perkara dengan dunia pemikiran. Jika orang kacau pemikirannya. bahasanya pun ikut kacau.

Bagaimana kemampuan bahasa kita?
Sudahkah kita berbahasa dengan baik dan benar sesuai kaidah yang dibakukan. Seperti apakah bahasa yang baku itu?

Buku ini memberi petunjuk kepada kita mengenai bahasa yang benar. kamu akan tahu kesalahan-kesalahan berbahasa yang telah dilakukan pemakaian bahasa. Setelah mengetahuinya, kamu tentu tidak mengulangi kesalahan tersebut. Sudah saatnya kamu belajar menggunakan bahasa yang baik dan benar agar jangan seperti ungkapan diatas : Rusak Bahasa, Rusaklah Pemikiran.

Kamis, 20 Juni 2013